4. Gunakan 10% untuk Investasi
Investasi membantu menjaga dan mengembangkan nilai uang dalam jangka panjang. Dari contoh pemasukan di atas, dana investasi yang dapat disiapkan adalah Rp1.000.000 per bulan.
Pilih produk investasi berdasarkan tujuan, jangka waktu, kemampuan, dan tingkat risiko yang dapat diterima. Jangan memilih investasi hanya karena sedang populer atau menawarkan keuntungan yang terlihat tinggi.
Sebelum berinvestasi, pastikan kebutuhan utama terkendali dan dana darurat mulai terbentuk.
5. Siapkan 10% untuk Hiburan
Mengatur keuangan bukan berarti tidak boleh menikmati hasil kerja. Hiburan tetap penting selama jumlahnya direncanakan dan tidak mengganggu kebutuhan utama.
Anggaran hiburan sebesar 10% atau Rp1.000.000 dapat digunakan untuk:
Makan di luar
Menonton film
Hobi
Liburan
Langganan hiburan
Kegiatan bersama keluarga
Ketika batas anggaran sudah tercapai, tunda pengeluaran hiburan tambahan sampai periode berikutnya.
6. Cadangkan 10% untuk Pengeluaran Lainnya
Sisa 10% atau sekitar Rp1.000.000 dapat dialokasikan untuk kebutuhan lain yang tidak termasuk kategori utama, seperti:
Keperluan sosial
Hadiah
Perawatan pribadi
Perbaikan kecil
Biaya administrasi
Pengeluaran tidak terduga
Jika dana ini tidak terpakai, pindahkan sisanya ke tabungan, dana darurat, atau investasi.
Contoh Pembagian Budget Bulanan
Dengan pemasukan Rp10.000.000, pembagiannya menjadi:
Kebutuhan 50%: Rp5.000.000
Tabungan 20%: Rp2.000.000
Investasi 10%: Rp1.000.000
Hiburan 10%: Rp1.000.000
Lainnya 10%: Rp1.000.000
Total: Rp10.000.000
Persentase tersebut bukan aturan mutlak. Komposisinya dapat disesuaikan dengan penghasilan, jumlah tanggungan, cicilan, dan tujuan keuangan masing-masing pengguna.
Cara Mengontrol Pengeluaran
Anggaran hanya akan berhasil apabila penggunaannya dipantau secara konsisten. Beberapa kebiasaan sederhana yang dapat diterapkan adalah: